You can enable/disable right clicking from Theme Options and customize this message too.

Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)

Pasar komoditas memang sedang suram. Banyak perusahaan tambang batubara yang kinerjanya menurun seiring turunnya harga batubara. Untuk mengimbangi turunnya harga batubara banyak perusahaan tambang yang meningkatkan volume produksinya agar pendapatan mereka tidak turun secara drastis. Ekspor batubara indonesia terutama ke China semakin menurun seiring stagnannya pertumbuhan ekonomi china. Pasar batubara sebagian besar adalah pasar domestik. Seiring dibangunnya pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar membuat ceruk bisnis di bidang transportasi energi khususnya batubara  masih cukup cerah.

Di bidang transportasi batubara ada beberapa perusahaan yang sudah listing di bursa yaitu Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS), Trans Power Marine (TPMA), Pelayaran Nasional Bina Buana Raya (BBRM) dan Trada Maritime (TRAM). TPMA dan BBRM baru saja IPO awal tahun 2013 dan TRAM bisnis utama adalah pengangkut gas dan minyak bumi dan baru melakukan diversifikasi usaha menjadi pengangkut batubara. Sedang perusahaan pelayaran lain seperti Humpuss Intermoda (HITS) dan Pelayaran Nelly Dwi Putri (NELY) dan Arpeni Pratama Ocean (APOL) bukan pelayaran khusus angkut batubara.

Apakah yang menarik dari bisnis pengangkutan batubara? Bisnis pengangkut energi tidak akan pernah surut. Sumber batubara di Indonesia sebagaian besar di daerah kalimantan dan sumatera sedangkan  pengguna energi terbesar adalah pulau jawa. Angkutan yang memungkinkan untuk mengangkut batubara hanyalah transportasi laut. Mestinya Indonesia sebagai negara bahari memiliki perusahaan pelayaran yang kuat dan tangguh. Namun kenyataannya banyak sekali perusahaan pelayaran di Indonesia memiliki kinerja yang tidak memuaskan.

Mari kita bandingkan kinerja keempat perusahaan pengangkut batubara tersebut.
                           BBRM         MBSS         TRAM      TPMA
PER                     7.04               4.68               211          8.8
PBV                     0.84              0.77               10.5          1.7
DER                    1.01               0.46               1.27          1.02
ROA                    5.9%             11.26%          2%           8.9%

ROE                     12%              16.87%         4.9%        18%
NPM                    25%               26%               23%       17%

Dari perbandingan diatas MBSS terlihat lebih menarik dibandingkan dengan kompetitornya. Utang yang minim dan masih diharga yang sangat murah.
Menilik kinerja MBSS, ada beberapa hal negatif yang mempengaruhi kinerja perusahaan seperti.
  • Beban usaha yang tinggi terutama bahan bakar, beaya pemeliharaan kapal dan harga sparepart.
  • Pasar komoditas yang menurun dan jasa pengapalan yang over supply sehingga tarif angkut menjadi murah.
Hal positif yang mempengaruhi kinerja MBSS adalah:
  • Kontrak jangka panjang dengan perusahaan tambang batubara, terutama dengan perusahaan yang masih satu grup indika yaitu kideco, perusahaan tambang lain seperti Berau Coal dan Adaro Energy.
  • Prinsip cabotage, artinya yang boleh berlayar untuk pengangkutan dalam negeri adalah perusahaan dengan bendera indonesia. Ini menguntungkan karena persaingan menjadi lebih longgar. Namun sekarang banyak perusahaan pelayaran asing kini membuat perusahaan di indonesia termasuk yang baru saja IPO yaitu BBRM.
  • Utang yang masih sedikit memungkinkan perusahaan berekspansi melalui penerbitan obligasi atau hutang bank jika ingin berekspansi, tentunya jika pasar komoditas sudah membaik.
  • Manajemen sangat care dengan pemegang sahamnya dan deviden yang dibagikan memiliki yield yang cukup besar sekitar 5 persen.

Bagaimana valuasi berdasarkan metode DCF?

Dengan asumsi pertumbuhan stabil 15% selama 10 tahun dan asumsi discount rate 12% dan terminal rate 4% dengan eps 209 maka fair value adalah 4975 dengan harga sekarang adalah 980  dengan Margin of Safety sebesar 77%. Buat investor long term sangat menarik bukan? Salah satu kelemahan dari saham ini adalah likuiditasnya di pasar modal, bagi yang suka trader tentunya ini tidak menarik.
Share this post

Published by

7 thoughts on Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)

  1. Analisa yang bagus…

    Sebagai tambahan:
    1. MBSS menerapkan klausal mengenai kenaikan BBM thd sebagian besar kliennya, dimana kenaikan BBM yg mengakibatkan kenaikan biaya akan ditanggung oleh klien (sumber: Annual Report 2012).
    2. Pendapatan dan pembagian dividen dalam USD, sehingga kenaikan USD tidak memberikan dampak kepada MBSS dan menaikkan nilai dividen bagi investor.
    3. MBSS juga melayani pengangkutan semen curah (klien: Indocement, Holcim; sumber: Annual Report 2012).
    4. MBSS dikedepannya sedang mengkaji diversifikasi ke pengangkutan logam, biji besi, dan bauksit apabila dirasa lebih menguntungkan bagi perusahaan.

  2. Menurut pendapat saya WINS perusahaan yang bagus. Shipping untuk pelayanan bagi oil/gas company namun bukan produk (oil/gas) tapi peralatan dan personal/penumpang. data saya PER terakhir adalah 11 dan PBV 1.4 kali. untuk shipping masih cukup murah. hitungan saya dengan eps 62 (LK 2Q) maka harga wajar adalah 1700 an jika optimis pertumbuhan dijaga 14 persen selama 10 tahun. Hitungan menurut graham adalah sekitar 860 dan Lynch sekitar 1240. Dengan harga sekaran 620 target terdekat ke harga 800 an. Jika lihat chart nya WINS sudah break resistance 570 an. Namun masalah dari saham2 shipping adalah likuiditasnya. rawan dimainin bandar. Klo mau invest jangka panjang masih sangat layak. Kalau lebih detail mungkin dibaca annual reportnya di idx.com….

  3. Ada kekhawatiran analis bahwa perusahaan akan mengalami penurunan pendapatan karena klien2nya akan melakukan renegosiasi harga sehingga menurunkan laba MBSS. Bagaimana pendapat bapak dgn hal itu? Johan

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Alert: Content is protected !!