You can enable/disable right clicking from Theme Options and customize this message too.

Mengenal Tanaman Obat di Halaman Rumah

Hari ini saya sempat keliling halaman untuk melihat-lihat tanaman obat yang ada di rumah. Sekalian memasang tagging dan memeriksa checklist tanaman obat  yang harus dilengkapi untuk lomba desa. Ya..rumah kami dijadikan rumah contoh dalam lomba desa tingkat kabupaten. Sekalian saya memasang labelnya sekalian saya mengenali nama tanaman tersebut. Terus terang banyak sekali tanaman yang ada di rumah yang saya tidak tahu namanya. Jadi kalau ada kesalahan nama mohon dikoreksi.
Kebiasaan orang di jaman modern sekarang mengkonsumsi obat buatan pabrik jika sakit. Padahal obat-obatan yang disediakan oleh alam disekitar kita cukup lengkap untuk mengobati penyakit yang biasa kita derita. Hanya saja seperti saya kurang menyadari dan kurang pengetahuan akan hal tersebut. Untuk itu saya mencoba membahas beberapa tanaman yang ada di seputar halaman rumah.
Halaman rumah


Pegagan ini adalah tanaman semak, banyak tumbuh secara liar namun yang kita tidak tahu adalah manfaatnya yang sangat besar. Dikenal dengan nama “don piduh” di Bali, Pegagan berkhasiat untuk menambah daya ingat, kecerdasan, memperlancar peredaran darah, mengatasi muntah darah, obat untuk tipes dan memperhalus kulit. Saya pun baru “ngeh” akan manfaat dari daun “Otak” ini. Olahan daun pegagan mulai banyak kita temukan di pasaran, ada berbentuk kapsul ekstrak, teh dan bahkan krupuk.

1. Pegagan

Pegagan
2. Daun Sirih
Sirih adalah tanaman yang merambat dengan wanna daun hijau mengkilat dan ada yang berwarna kuning. Daun sirih sangat terkenal digunakan untuk antiseptik, menguatkan gigi, menghentikan pendarahan dan menyembuhkan luka. Daun sirih banyak diolah menjadi minyak, sabun, pasta gigi dan seperti orang tua jaman dulu yaitu memakannya langsung.
Sirih
3. Pohon Merah
Saya kira ini hanyalah tanaman hias biasa, namun ternyata menyimpan banyak manfaat terutama untuk obat luar seperti luka, patah tulang dan lebam.
Pohon Merah

4. Komfrey
Kalau ini tanaman yang cukup asing bagi saya. komfrey membantu mengatasi batu ginjal, diabetes, wasir, reumatik dan anemia.
Komfrey
5. Daun Sendok
Daun nya kecil berbentuk mirip sendok. Manfaatnya untuk membantu mengobati mimisan, keputihan, gigitan ular, batu empedu dan luka berdarah.
Daun Sendok
6. Tanduk Rusa
Tanaman ini sejenis paku-pakuan hutan yang bentuknya mirip tanduk rusa. Biasanya tumbuh menumpang di pohon yang lain. Tanaman ini memiliki manfaat mengatasi gondok, sakit mata dan radang rahim.
Tanduk Rusa

7. Kumis Kucing

Kalau sepintas dilihat seperti daun daunan biasa namun ujungnya ada seperti duri melengkung dan nantinya tumbuh bunga seperti kumis. Sayang saya memotretnya saat bunganya belum ada. Hikss…. Tanaman ini bermanfaat mengatasi penyakit ginjal dan kandung kencing.

Kumis Kucing

 

8. Tapak Dara
Dengan bunga yang berwarna merah saya mengira ini adalah tanaman bunga biasa. Namun ternyata bunga dan daunnya bermanfaat untuk mengobati leukimia, luka bakar, bengkak bisul dan kurang darah.

Tapak Dara

9. Murbei
Semua kenal murbei kan? rasanya enak. Disamping buahnya yang enak juga bermanfaat untuk mengobati demam, malaria, darah tinggi dan peluruh air seni. Sayang pohon murbei saya masih kecil dan baru tumbuh beberapa helai daun. Hehe…

Murbei

10. Lidah Buaya
Tanaman ini sangat terkenal , banyak digunakan untuk minuman dan shampoo. Lidah buaya bermanfaat untuk mengatasi batuk, kencing manis dan penyubur rambut.

Lidah Buaya

11. Lidah Mertua
Hahaha…saya tertawa ketika mengetahui nama tanaman ini. Mungkin untuk sedikit membedakan dengan saudaranya yaitu lidah buaya. Bedanya lidah mertua daun lidahnya bisa bertingkat – tingkat. Tanaman ini bermanfaat seperti lidah buaya yaitu untuk menyuburkan rambut.

Lidah Mertua

12. Teratai
Teratai selain memiliki bunga yang indah juga bermanfaat sebagai obat. Teratai bermanfaat untuk penyakit batuk darah, muntah darah, darah tinggi, panas dalam, jantung dan lever. Saya jadi teringat cerita silat, untuk menyembuhkan luka dalamnya sang pendekar meminum rebusan bunga teratai…Ah, menghayal…

Teratai

13. Puring
Puring selain tanaman hias yang bisa dijumpai dimana-mana juga memiliki khasiat obat. Puring membantu mengatasi sifilis, sembelit, cacingan, dan kejang lambung.

Puring

14. Adas
Pasti kenal minyak adas kan? Ya. Tanaman ini bermanfaat untuk mules-mules, sariawan, batuk dan obat kuat. Selain itu juga digunakan sebagai pengawet alami.

Adas
Keci beling


15. Keci beling
Tanaman ini bermanfaat untuk anti diabetes dan anti oksidan. Keci beling ada yang sudah diolah menjadi teh.

16. Mahkota Dewa

Tanaman ini asli papua, sering disebut Makuto rajo atau Simalakama. Karena jika tidak bisa mengolahnya buahnya sangat beracun. Banyak manfaat dari tanaman ini, anti bakteri, anti virus, menambah vitalitas, anti radang, mengurangi kolesterol, anti alergi dan mencegah penyumbatan pembuluh darah. Sekarang kapsul ataupun teh nya sudah banyak di pasaran.
Mahkota dewa (yang daunnya kecil ya…)

17.Serai Bokashi
Serai ada beberapa jenis, karena bentuknya sama maka untuk membedakan kita sobek daunnya sedikit dan dicium aromanya. Sereh umumnya untuk bumbu makanan. Serai Bokashi ini sangat khas baunya. Tanaman ini biasanya disuling untuk diambil minyaknya untuk dijadikan minyak oles. Khasiatnya adalah untuk anti gigitan nyamuk, serangga atau menghangatkan badan. Dirumah orang tua biasanya menggunakan bokashi untuk campuran air hangat untuk mandi. Agar badan menjadi lebih segar katanya.

Serai bokashi
Setelah dipikir-pikir banyak juga ya obat untuk berbagai penyakit yang ada di seputar rumah. Memang orang tua saya rajin menanam tanaman untuk apotik hidup, lebih alami kata beliau. Filosofinya adalah jika suatu penyakit muncul maka alam pasti sudah menyediakan obatnya. hehehe..

 

Note : Jika ada foto atau gambar yang tidak sesuai mohon dikoreksi karena saya bukan ahli tanaman. 
Share this post

Published by

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Alert: Content is protected !!