Bli Tudik : Apes!... Lensa Saya K.O. di Tokyo Tower

02 December 2019

Apes!... Lensa Saya K.O. di Tokyo Tower

Seperti perjalanan saya yang lainnya. Peralatan fotografi yang saya bawa saya usahakan disesuaikan dengan kemungkinan objek yang ingin saya potret. Kali ini untuk perjalanan ke Jepang selama 9 hari saya membawa peralatan yang menurut saya cukup banyak dan yang pasti membuat tas kamera saya terasa sangat berat.

Tokyo Tower [Canon EOS 6D, Lensa 16-35 f4 L IS]

Saya membawa 1 bodi kamera yaitu canon EOS 6D, 3 buah Lensa yaitu Canon 16-35 f4L IS, 24-70 F2.8L dan 100-400 F4.5-5.6 L IS , Flash Nissin Di866 dan Nisi Filter system. Kalau ditanya beratnya, yang pasti berasa banget di punggung saya. Selain kelengkapan DSLR tersebut saya juga membawa smartphone gimbal  Zhiyun Smooth 4 dan Tripod. Saya pun merasa punggung ini agak sedikit tersiksa.  

Memotret Long Exposure itu adalah kegemaran saya. Kemanapun saya pergi saya pasti mencari Icon/Landmark dari kota tersebut. Kalau di Tokyo saya mengincar 2 spot icon kota Tokyo yaitu Tokyo Tower dan Tokyo Skytree. Setibanya di Tokyo udara luar memang agak dingin karena sudah di penghujung musim gugur. Awalnya saya yakin dengan perlengkapan saya karena semuanya termasuk peralatan yang weather shield. Begitu saya sampai di Shiba Park (Taman di sekitar Tokyo Tower) dan mulai memotret dengan lensa 24-70 f2.8. Entah kenapa setelah 2 kali jepret eh ini lensa kok tiba-tiba mati dan di kamera ada error no 1, yang artinya koneksi bodi dan lensa tidak ada. 

Dalam hati saya dongkol juga, ini lensa saat dibutuhkan malah rusak. Memang sih setelah saya ingat-ingat lensa ini sudah berumur lebih dari 12 tahun. Mungkin saja weather seal nya mulai rusak dan mungkin koneksi elektroniknya juga sudah memasuki masa end of lifetime. Meski agak shock karena lensa ini adalah lensa all arround saya dan biasanya jarang lepas dari bodi kamera, eh...tiba-tiba rusak. Sempat juga kepikiran untuk beli lensa yang sama di Tokyo tapi saya urungkan karena saya di Tokyo cuma semalam saja, dan ada spot-spot yang harus diexplore.  Untunglah di tas masih ada lensa ultrawide saya canon 16-35 F4L IS, dan akhirnya jadilah lensa ini sebagai lensa utama saya selama perjalanan di Jepang selama 9 hari.


Tokyo Tower
Tokyo Tower ini merupakan tower radio komunikasi dan tempat observasi. Bentuknya menurut saya menyerupai  menara Eiffel dengan tinggi sekitar 332 meter dan di sekitarnya terdapat sebuah taman yang cukup luas yaitu Shiba Park. Selain untuk tower komunikasi Tokyo Tower  sekarang berfungsi sebagai salah satu destinasi wisata yang terkenal di kota Tokyo.

Tokyo Tower [Canon EOS 6D, Lensa 16-35 f4 L IS]

Shiba Park 4th Block
Yang suka dengan drama Jepang pasti kenal dengan taman ini. Setiap drama yang bertemakan kota Tokyo pasti salah satu lokasinya di Shiba Park 4th Block ini. Yang unik dari taman ini adalah lampu dan tempat duduk di pinggir jalan dengan pemandangan Tokyo Tower yang terlihat jelas diujungnya. Jadi ketika disana dan ada yang sedang mengambil gambar untuk videoclip, itu adalah pemandangan yang umum disana.

Shiba Park 4th Block [Canon EOS 6D, Lensa 16-35 f4 L IS]
Tokyo Skytree
Tokyo Skytree  adalah Landmark baru dari kota Tokyo. Sama fungsinya dengan Tokyo Tower sebagai tower broadcasting dan objek wisata. Tingginya juga lebih tinggi dari Tokyo Tower yaitu sekitar 634 meter. Namun pemandangan dari Tokyo Skytree lebih beragam karena kita bisa melihat sungai Sumida dan dan jembatan yang berhiaskan lampu yang menghubungkan Sumida Park ke Asakusa.

Tokyo Skytree [Canon EOS 6D, Lensa 16-35 f4 L IS]
Sayangnya saya tidak sempat memotret Tokyo Skytree saat senja hari (Bluehour). Foto di bawah saya ambil di pagi hari yang sayangnya lampu-lampu sudah dimatikan, sehingga fotonya terlihat sedikit lebih gelap dibandingkan foto diatas yang diambil pada waktu malam hari.

Tokyo Skytree [Canon EOS 6D, Lensa 16-35 f4 L IS]
Menurut saya kedua Landmark dari kota Tokyo ini sangat indah untuk dikunjungi pada waktu senja hingga malam hari, seandainya ada kesempatan mungkin saya akan lebih mengeksplore kedua tempat tersebut untuk mendapatkan spot dan angle foto yang berbeda.

No comments:

Post a Comment