Bli Tudik : Komposisi atau kualitas ?

10 March 2019

Komposisi atau kualitas ?

Memotret dalam kondisi yang sangat rendah cahaya itu sangat menantang bagi seorang tukang foto. Itulah yang saya alami saat memotret di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Acara saat itu  pertunjukan tari bali yang diadakan LKB Saraswati. Namun set pencahayaan panggungnya persis seperti pertunjukan teater. Suasana teater gelap dengan cahaya panggung hanya satu yaitu di tengah dan dari arah  atas. Dan saat saya metering dengan kamera...wow.. dapatnya ya ISO 6400. Batin saya berkata, yah...bakalan grainy foto saya.

Tari Oleg Tamulilingan


Dan benar apa yang saya takutkan terjadi. Saat dilihat di layar LCD sepintas fotonya baik-baik saja. Namun begitu dibuka di Paintshop Pro..Taraaaaaa..... begitu dizoom grainy semua...hahahaha. Ada beberapa kesalahan yang saya lakukan karena ketidaktahuan kondisi panggung di GBB. Saya datang dengan berbekal kamera kesayangan EOS 6D dengan 2 lensa canon EF 24-70mm f2.8 dan canon 100-400mm f4.5-5.6. Karena pikir saya, yang lensa lebar buat motret penari dari dekat dan yang tele untuk di panggung. Ternyata yang tele tidak cukup cepat untuk kondisi low light. Memang dengan lensa 100-400 ini pergerakan saya untuk memotret cukup mudah, kayak sniper aja dari jauh, komposisi pun sangat mudah seperti yang saya inginkan namun korbannya ya kualitas fotonya.

Pencahayaan tepat di wajah saat penari menoleh ke atas
Untuk freezing gerakan penari saya set speed di 1/200 dan dengan diafragma f8.0 biar tajam sampai latar panggung sebuah setting yang cukup blunder karena dapatnya ISO 6400. Tetapi saat dicek di LCD lumayan juga hasilnya jadi saya teruskan setting ini sepanjang acara. Alhasil begitu dibuka di laptop ketika dizoom saya terkejut ...oh my god... grainy semua...hhahahaha. 

Sayapun baru tahu kemampuan kamera full frame seperti EOS 6D untuk kondisi lowlight batasnya ya segitu. Agak menyesal juga karena tidak membawa lensa yang lebih cepat. Memang di drybox masih ada canon 70-200 f2.8 namun karena dipakai di full frame jangkauannya jadi kurang panjang. Masak saya berdiri sampai dekat-dekat panggung sebelah juri, bisa diprotes videographer ini....hehehe.

Tari Kebyar duduk by Ratri
Coba dijadikan foto hitam putih namun hasilnya masih kurang bagus
Tetapi overall hasil foto-foto saya untuk konsumsi di Instagram masih baik-baik saja dan bisa dinikmati. Saya jadi nggak enak sama sahabat saya, papa-mamanya Ratri, karena foto-foto untuk yang high resolution nya masih grainy. But..next kalau ada order motret lagi saya bawa gear yang lebih cocok untuk panggung low light.


No comments:

Post a Comment