Bli Tudik : High Rise Building Photography

24 February 2019

High Rise Building Photography

Sebenarnya sudah lama saya ingin memotret dari atas gedung pencakar langit. Namun baru kesampaian hari sabtu kemaren. Kesulitan yang paling besar dalam hunting foto dari atas gedung adalah perijinan dan akses. Yup....tidak semua pengelola gedung gampang mengeluarkan ijin bagi para pehobi fotografi untuk memotret dari atap gedung mereka dengan berbagai pertimbangan. Berhubung infofotografi mengadakan event hunting di Sahid center maka sayapun mencoba untuk ikut.

Jakarta Nightscape


Hari sabtu sore sayapun bergegas menuju Sahid center. Sempat muter-muter karena bingung masuknya dari mana , akhirnya saya nyelonong aja masuk ke Hotel Sahid. Setelah bertanya pada petugas sekuriti saya diarahkan ke belakang hotel Sahid dimana gedung Sahid Sudirman Center berada. Setelah berputar-putar cari parkiran karena penuh , akhirnya saya parkir di lantai dua gedung Sahid Sudirman Center.

Sayang cuaca kurang bagus dan goldenhour momen nya kurang dapet 
Lokasi hunting kami adalah atap gedung apartemen Sahid Sudirman. Pesertanya ada 12 orang dengan Om Erwin Mulyadi sebagai mentornya. Kami pun naik ke lantai 38 dan lanjut naik tangga ke atap gedung. Tempat ini sebenarnya bukan lantai paling atas namun lantai yang digunakan oleh bagian pemeliharaan gedung untuk menyimpan peralatan seperti gondola untuk pembersihan. Enaknya terdapat shelter atau atap untuk kami berteduh.

Hari itu cuaca agak gerimis, dan lokasi untuk memotret terbatas hanya disekitar shelter itupun masih terkena tampias air hujan. Satu hal yang harus saya ingat jika nanti hunting di gedung pencakar langit yang lain adalah faktor Keselamatan. Yup ada dua resiko jika kita tidak berhati-hati yaitu bahaya terjatuh dan petir. Yup..... Meskipun ada pagar pembatas kami diingatkan oleh petugas sekuriti yang mengawasi agar tetap berhati-hati. Kalau urusan petir, sempat gedung yang jauh diseberang terkena sambaran dan rambut sayapun agak berdiri saat petir tersebut terjadi.... wow. Sayapun tidak berani keluar dari shelter dan tetap di tempat tersebut selama memotret.

Kalau soal teknik memotret sih sama dengan teknik landscape umumnya terutama, memotret dengan kecepatan rana yang lambat (slow speed photography). 

Bonus foto helipad
Memang view dari atas gedung ini sangat indah dikala malam hari. Jalan Sudirman dan jalan Satrio yang dihiasi lampu mobil yang berjalan lambat menambah indahnya pemandangan kota. Saat blue hour ketika lampu-lampu di gedung-gedung sudah mulai menyala, mulailah terlihat pemandangan khas kota yang indah di malam hari. Karena dibatasi oleh gerimis, tidak banyak spot foto yang bisa saya explore, tetapi cukuplah sebagai pengalaman pertama saya memotret dari atap gedung pencakar langit. Mungkin kalau ada kesempatan lain di gedung yang lain saya pun akan ikut.

No comments:

Post a Comment