Bli Tudik : Uncle Sam Part 3: New York City

19 March 2017

Uncle Sam Part 3: New York City

Setibanya saya di kota New York, perbedaan pun langsung terasa. Jalanan yang sangat padat dan banyak titik kemacetan, serta mobil-mobil dan taksi yang berhenti sembarangan dan banyak kendaraan yang parkir onstreet yang membuat jalanan bertambah macet. Menurut saya inilah ciri khas dari sebuah kota metropolitan...Meskipun macet tapi kotanya sangat teratur. Layout jalan dan bangunan dibagi per blok dengan nama jalan yang menggunakan angka sangat memudahkan kalau hendak mencari alamat. Pejalan kaki sangat dimanjakan disini. Trotoar yang luas, tertata baik dengan marka jalan yang jelas, lampu lalu lintas untuk penyeberang jalan dan meskipun lalu lintas agak crowded namun pengemudi mobil sangat menghormati para pejalan kaki.

Central Park New York

Central Park
Central park ini merupakan taman yang sangat luas sekitar 3.4 kilometer persegi. Orang - orang menggunakannya untuk sarana berekreasi, olah raga lari dan bersepeda. Saking luasnya untuk menuju spot foto dibawah saya harus jalan kaki sepanjang satu kilometer dari pintu taman...wow. Tapi rasa lelahnya terbayarkan dengan momen blue hour disini.

Central Park New York

Central Park New York
Brooklyn Bridge
Brooklyn Bridge Park
Salah satu yang tidak saya sukai adalah jadwal subway yang berubah-ubah. Mungkin karena saat itu banyak jalur yang dalam masa pemeliharaan. Nah ... bagi saya yang mengandalkan Google map sebagai navigasi dalam bepergian di tempat yang pertama kali saya kunjungi benar-benar membuat pusing tujuh keliling. Dari tempat kami makan malam di area Chinatown saya ingin ke Brooklyn Park. Stasiun terdekat adalah East broadway dengan tujuan York street dimana nanti kami akan jalan kaki ke Brooklyn Bridge Park (jalur E). Sialnya jalur E sedang ada pemeliharaan dan keretanya dialihkan. Akhirnya setelah pusing jalan kaki akhirnya menumpang taksi, tarifnya cuma 12USD. Dalam hati saya kenapa tidak naik taksi dari Chinatown sekalian ya.....karena sampai di Brooklyn Bridge sudah gelap gulita. Sebelumnya saya berencana memotret jembatan dan kota Manhattan pada waktu Blue hour.

Manhattan nightscape

Manhattan nightscape

Brooklyn Bridge & Manhattan Bridge
Brooklyn Bridge Park sendiri merupakan taman dipinggir East River, suasananya mirip kompleks Marina Bay Singapore lah. Nama kerennya Brooklyn Bridge Park adalah Dumbo (Down Under the Manhattan Bridge Overpass) dimana di kawasan ini terdapat pelabuhan Ferry ke Manhattan, CafĂ© dan restoran dan ditempat ini banyak sekali wisatawan yang berkunjung. Saat itu ada turis asal China yang minta tolong saya untuk ambil fotonya. Foto Manhattan bridge dibawah saya ambil dari Empire Fulton Ferry state park yang masih di area Dumbo bersebelahan dengan Brooklyn Bridge Park.

Manhattan Bridge

Brooklyn Bridge

Manhattan Bridge
Berdiri di pinggir sungai itu hawa dingin terasa menyengat. Yang membuat saya tidak tahan adalah angin yang berhembus. Karena semakin malam semakin dingin maka kami pun menyerah dan pulang ke hotel.

Patung Liberty
Untuk melihat patung Liberty kita harus menaiki kapal ferry, kalau mau singgah ke patungnya harus menaiki ferry yang berbayar. Kami akhirnya menaiki Staten Island Ferry yang free of charge alias gratis. Aslinya kapal ferry ini mengubungkan antara Manhattan dan Staten Island, karena melewati patung liberty maka banyak turis yang memanfaatkan kapal ini untuk bolak-balik untuk melihat patung liberty saja.
Patung Liberty

Battery Park

Kawasan Battery Park
Hal yang agak mengganggu adalah di sekitar battery park sampai di depan terminal ferry banyak sekali yang menjajakan jasa tour ke patung liberty, gaya mereka jualan persis kayak calo di terminal pulo gadung...hal ini menurut saya sedikit membuat pengunjung tidak nyaman.

Wall Street
Berjalan kaki di sepanjang jalan di New York cukup nyaman, cuaca yang dingin kalau dibawa jalan menjadi tidak terasa. dari battery park jalan menuju Charging Bull, melewati gedung New York Stock Exchange (NYSE) sayangnya jalan Wall Street sedang ada perbaikan jadi saya tidak bisa berfoto ria disana dan hanya terus berjalan kaki menuju gedung Federal Hall. Area ini adalah salah satu favorit dari para wisatawan yang mengunjungi New York, ya..kawasan finansial paling terkenal di dunia.




World Trade Center

Kawasan ini merupakan salah satu kawasan yang ramai dikunjungi orang, tentu saja untuk mengenang tragedi runtuhnya gedung kembar WTC tahun 2001. Bekas gedung kembar hanya beruoa footprints yang dijadikan monumen dan museum. Yang sempat saya lihat adalah daftar nama nama petugas yang tewas dalam kejadian tersebut. Gedung yang ada sekarang adalah WTC 1,2,3,4,5 dan 7.

World Trade Center 4


New York Times Square
Kawasan ini jika malam hari sangat ramai, ada atraksi seniman jalanan, ada yang sekedar kongkow sambil minum, ataupun cuma foto-foto. Ada yang bilang ini adalah kawasan yang paling sibuk dan ramai dimana bisnis, pariwisata dan hiburan ada disini. Yang pasti di kawasan ini penuh dengan LCD raksasa yang ada iklannya



Membeli oleh oleh
Di sekitar hotel kami di broadway banyak sekali toko suvenir dan harganya pun sama. Menurut info dari teman tempat yang paling murah adalah di belakang empire state building di kawasan koreatown tepatnya 32nd street/5th avenue. Nama tokonya colosing store. Pegawainya mengatakan tokonya akan ditutup dan mereka obral barang dagangannya. saya sih tidak begitu percaya karena kawasan itu cukup ramai dengan pengunjung atau turis. Terlepas itu hanya strategi marketing saja namun barang yang dijual jauh lebih murah dari toko di broadway. Jika gantungan kunci di broadway seharga 2.5 USD di toko ini barang yang sama 5 buah seharga 10USD dan yang pasti semua souvenir yang dijual adalah buatan China...haha. Disinipun dijual kaos yang bahannya cukup bagus seharga 25USD untuk 3 baju. sebenarnya membeli baju agak takut juga, jangan jangan itu buatan Indonesia..hehe, setelah diperhatikan ternyata buatan Nikaragua atau Honduras.

No comments:

Post a Comment