Bli Tudik : 2015

21 June 2015

Sawaddi kab!... Sawaddi kha!

Sawaddi kab! Sabai dii Mai? 
Salam, apa kabar? Itulah sapaan hangat dari orang Thailand terhadap siapa saja, baik yang mereka kenal ataupun tidak kenal. Kata kab dan kha membedakan yang memberi salam itu pria atau wanita. Kalau yang memberi salam pria Sawaddi kab, jika wanita Sawaddi kha. Kalau yang memberi salam wanita namun menyebutnya sawaddi kab maka itu mungkin wanita transgender....hahaha, itu hanya candaan sahabat saya.

Reclining Buddha di Wat Pho

03 June 2015

Slow Speed for Landscape Photography

Slow Speed photography itu didefinisikan memotret dengan kecepatan rana yang rendah. Kenapa shutter speed nya rendah? Karena dalam kondisi cahaya kurang untuk mendapatkan pencahayaan yang cukup dengan bukaan diafragma kecil kamera akan menghasilkan speed yang rendah. Dalam kondisi kamera dipegang tangan maka hasil jepretan akan blur, tidak fokus, mengecewakan lah....
Eit...tunggu dulu, dengan teknik tertentu memotret dengan slow speed akan menghasilkan foto-foto yang indah.

Foto 1. PLTGU Muara Karang, tamron 17-50mm @17mm, f18, 32s, ISO 100

21 January 2015

Freeze The Water Splash

Memotret dengan kecepatan shutter tinggi memungkinkan kita menghentikan gerakan suatu objek. Percikan air yang di freeze dapat menghasilkan foto yang indah. kali ini saya mencoba memotret percikan air dalam gelas yang umum disebut Splash Photography.

Splash Photography

20 January 2015

Food Photography

Saya dahulu sempat bertanya-tanya, apakah memotret makanan sama dengan memotret objek lain. Setelah beberapa kali ikut pemotretan makanan saya jadi tahu kalau apapun objeknya teknik memotret tetap sama. Pengalaman pertama saya memotret makanan adalah saat ikut workshop mas Rizki Trestianto di Bekasi Cyber Park. Saat itulah saya mendapat sedikit dasar dasar dalam fotografi makanan. Ada beberapa hal yang dapat saya rangkum pada pelatihan tersebut.

Fruit Pudding