Bli Tudik : Smartphone Photography

11 May 2014

Smartphone Photography

Dari waktu ke waktu, penggunaan smartphone untuk fotografi semakin berkembang. Kalau sekedar untuk update status di jejaring sosial maka smartphone standar yang ada sudah sangat mencukupi. Kualitas gambar yang baik, file yang tidak terlalu besar dan sangat praktis. Terus terang saya sekarang lebih suka menggunakan smartphone untuk kegiatan pemotretan sehari-hari.

Smartphone sekarang rata rata dilengkapi dengan lensa standar 24mm untuk yang kelas menengah ke atas sudah ada fasilitas autofocus, resolusi sudah diatas 5MP, zoom digital, stabilizer untuk cahaya gelap, dan fasilitas lain layaknya kamera digital. Kalau ada yang tersaingi akan kecanggihan kamera smartphone itu adalah pocket camera. Kalau tidak inovatif bisa-bisa  kamera saku tidak laku tergilas oleh smartphone.

Beberapa waktu lalu saya mencoba menggunakan aplikasi panorama dengan menggunakan Nokia Lumia 620. Dengan lensa 24mm tentu tidak banyak ruang yang bisa ditampung dalam gambar selayaknya lensa lebar DSLR. Penggunaan aplikasi panorama ini menjadi alat bantu yang sangat praktis dan hasilnya cukup memuaskan.

Foto gapura rumah dengan nokia panorama


Foto halaman rumah dengan nokia panorama
 
Kualitas lensa dari Nokia ini juga cukup bagus, cukup tajam dan autofokus membantu saat memotret. Kita tinggal sentuh titik di layar yang akan kita buat sebagai bagian tertajam foto. Sangat membantu dalam memotret makro yang sederhana. Kalau kita lihat foto-foto dibawah maka sebagian besar tidak akan mengira kalau ini adalah foto dengan kamera smartphone standar yang tidak mahal (silakan cek berapa harga Lumia 620...hehehehe)

Beautiful red rose

Cantik nian si mawar

Mawar oranye

Kembang sepatu kuning

White rose ya....
Yang membuat sekarang lebih disukai dari smartphone dibanding kamera saku adalah adanya aplikasi untuk mengedit gambar. Habis motret bisa kita edit-edit dari yang sederhana seperti memberi bingkai, mengaplikasikan filter, edit contrast dan brightness, cut dan rotate serta aplikasi lain layaknya photoshop di PC. Dan hal ini tidak ditemui dalam kamera saku ataupun DSLR sekalipun. Fasilitas lain seperti bantuan garis rule of third, pengaturan ISO, exposure sudah bisa diatur seperti layaknya menggunakan DSLR atau kamera saku.

Memang tidak semua hal bisa digantikan oleh smartphone, keterbatasan lensa, flash yang belum cukup kuat, dan fasilitas seperti untuk memasang tripod belum ada. Saya ingin suatu saat nanti memotret mode slowspeed dengan smartphone diatas tripod dan pengaturan apperture manual. hahaha... Mungkin suatu saat nanti akan kesampaian. Dan yang pasti smartphone ini sudah menggantikan fungsi kamera saku saya. Kalau untuk menggantikan fungsi DSLR saya..well mungkin belum kali ya!

No comments:

Post a Comment