Bli Tudik : Amazing Batu Caves

26 November 2012

Amazing Batu Caves

Batu Caves adalah salah satu destinasi wisata di Malaysia. Kompleks Batu Cave merupakan gunung batu dengan goa-goa nya dan kompleks kuil hindu. Untuk menuju Batu Caves bisa dengan bus pariwisata bagi yang ikut paket tour atau bagi kaum backpacker dengan kereta KTM Komuter dari KL sentral ke stasiun Batu Caves. Saat membeli tiket ke Batu Caves di KL sentral terdapat pengumuman kalau yang ingin ke batu caves harap membeli tiket di stasiun Sentul. Padahal saya tahu keretanya adalah kereta yang sama. Sayapun akhirnya turun di stasiun Sentul dan membeli tiket ke Batu Caves dan menunggu lagi kereta yang jalurnya sama dengan kereta yang saya tumpangi tadi. Stasiun Batu Caves terletak dekat dengan objek wisata Batu Caves di dekat patung Hanoman yang berwarna hijau.
Patung Dewa Hanoman


Sayapun tertuju pada kuil dengan puncak berwarna keemasan. Pada ornamen di tiang sekeliling kuil terdapat patung awatara wisnu, mulai dari Matsya awatara sampai kalki awatara. Setelah berkeliling sejenak sayapun disapa oleh seorang india yang belakangan saya ketahui bernama Mr.Many. Beliau menanyakan saya darimana, karena saya membawa kamera dan tripod dia bertanya apakah saya dari media (tersenyum dalam hati). Saya jawab saya dari Bali, Indonesia dan saya beragama Hindu. Beliaupun lalu bercerita panjang lebar tentang kuil ini, tentang Bhagawad gita, Krisna, Tri Murti dan agama-agama dunia. Mirip dharmawacana yang panjang sih....but thanks....saya jadi nambah wawasan tentang praktik Hindu India. Ternyata Mr.Many sedang berpuasa 3 bulan, makan hanya sekali sehari, dan karena beliau mengantuk dan ingin istirahat sayapun bergegas meninggalkan kuil menuju arah goa.
Ternyata ini adalah gerbang utama dari Batu Caves, terdapat patung Dewa Murugan yang berukuran raksasa, dipinggirnya terdapat kuil dengan arsitektur yang berbeda dengan kuil yang saya kunjungi tadi. Kuil disebelah patung Dewa Murugan saya kenali sebagai kuil Sri Mirriamam temple, soalnya mirip dengan kuil yang di singapore, dan kuala lumpur.
Patung Dewa Murugan dan tangga menuju Goa
Hari sangat terik, sayapun keder juga menaiki anak tangga yang katanya berjumlah 272. Sayapun harus berhati-hati karena ada kera yang bebas lalu lalang dan yang bikin saya tambah keder saya melihat ular hijau kecil. Begitu masuk goa saya bisa melihat beberapa kuil dengan pengunjung kebanyakan orang india. Aroma lembab sangat berasa, dan ada tetasan air dari atas goa bikin saya berhati-hati agar jangan sampai terpeleset.
Kompleks kuil di dalam Batu Caves

Alur pada dinding goa

Minta tolong turis lain buat memotret saya
Puas berkeliling saya membeli sedikit cinderamata di toko di mulut goa, ada paket 3 buah seharga RM20 (mahal yah..). Ketika menuruni tangga saya tertarik untuk ikut Dark Caves tour. Saya bergabung dengan beberapa bule, dan orang india untuk paket seharga RM 35. Mahal sih, tapi saya penasaran sekali. Ternyata sensasinya memang beda, masuk ke gua dipandu seorang guide lokal dengan jatah satu senter seorang. Pemandu kami pun bercerita dan memperlihatkan pada kami yang mana stalagtit, stalagmit, hewan-hewan yang terdapat di dalam goa. Sangat menarik sih menurut saya.
Dark Caves

Pintu masuk Dark Cave
Tak terasa waktu sudah sangat siang yaitu jam 2, dan perutpun semakin lapar. Setelah turun sayapun mencari makanan di warung sekitar Batu Caves. Sayapun masuk ke restoran vegetarian dan meminta menu nasi campur,  asal pesan saja...hahaha, Rasanya ya kayak nasi briyani tapi versi vegetarian, Namun harganya cukup mahal yaitu RM 20. Setelah makan sayapun kembali ke stasiun Batu Caves untuk naik Komuter line ke KL sentral.
  

No comments:

Post a Comment